Logo TMCC

Logo TMCC

running teks

" Santun di jalan, Taat aturan , Safety number one "

Minggu, 14 September 2014

FUN TOURING TALAGA WARNA



TOURING KE TALAGA WARNA PUNCAK  
Hari Sabtu, Tanggal 13 September 2014

Setelah agak lama mungkin sekitar sebulanan baru ngumpul lagi untuk nge-gas ke talaga warna puncak, banyak juga yg hadir di GMP Japati pada saat ngumpul untuk persiapan start, terhitung ada 24 motor dengan 33 orang, sedangkan yang  beberapa rekan lain menunggu di beberapa titik cek point.

Hari Sabtu tanggal 13 September 2014  jam 08.00 WIB setelah dilakukan briefing berangkatlah rombongan TMCC menuju ke Talaga Warna Puncak, jalur yang dilalui adalah jalur umum melewati gunung batu-cimindi-cimahi-cimareme dan setelah melewati kota baru parahyangan rombongan berhenti untuk cek point, beberapa teman sudah bergabung. 


Setelah minum dan se-isep dua isep selesai perjalanan dilanjutkan menuju rajamandala. Perjalanan terhambat macet disekitar pasar padalarang sampai tagog apu tapi selanjutnya lancar sampai rombongan berhenti utk istirahat di jembatan rajamandala. Es cingcau khas daerah ini memeng menggoda.. suruput maknyus, sebagian lain pesen kopi dan ada juga yg nyuruput tutut. Perbekalan gorengan plus leupeut benyeknya dibuka dan ternyata laku..lumayan ganjel sebelum makan siang.

Jam menunjukan pk 10.00 rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke cianjur, rombongan begitu rapi beriringan dipimpin vorijder WA dan akhirnya tiba di sebuah pom bensin setelah terminal cianjur, ada yg isi bensin, ada yg ke toilet, ada yg isep-isep ada yg BT duh dibawah pohon.
Kemudian lanjut menuju cipanas dan akhirnya setelah melewati puncak pas dan restoran rindu alam  rombongan belok kanan untuk masuk ke pintu arah TWP (Talaga Warna Puncak) bayar tiket masuk 5000 per motor dan 10000 permobil, baik juga tuh pak Marjoko ngasih kortingan harga tiket, masuk ke TWP pun dikorting lagi karna bilang dari rombongan pak Marjoko.. makasih om.
Sementara tim kecil membeli nasi bungkus, rombongan utama masuk ke TWP, eh ternyata di TWP itu masih banyak nenek moyang alias monyet hahah. 

Gak lama nasi bungkus datang dan karena udah jam 12 lebih emang saatnya makan siang, mulailah peserta ambil jatah nasi bungkus, hap lahap nasinya.. tapi ada yang sial sedang asik makan eh di rampas ama simonyet...ga bagi-bagi sih (kt simonyet).



Untungnya di area TWP ada mushola yang walaupun kecil tapi cukup lumayan untuk bisa melakukan sholat, namun sayangnya kali ini TMCC gak bawa sajadah jadi gak bisa gelar sajadah di TWP padahal sajadahnya layak diganti..
Sebelum pulang rombongan narsis dulu.....
 
Jam 14 rombongan melanjutkan perjalanan ke gunung mas untuk mengunjungi sebuah tempat yang dipake para petualang adrenalin yaitu bermain paralayang, dengan membaya tiket masuk area 10.000 perorang rombongan parkir dilokasi paralayang. Sesampainya di atas ada beberapa peserta yg langsung daftar untuk main paralayang dengan merogoh kocek 350.000 perorang dan 25.000 buat ojek pulang ke lokasi. Yang gak berani main paralayang cukup bisa bermain flyingfox aja. Yang berada di lokasi paralayang ini koq banyak bingits orang arabnya pemuda-pemuda yang idungnya marancung.


Setelah selesai dari meninjau dan bermain paralayang saatnya untuk kembali pulang ke Bandung, tapi karena keburu magrib rombongan mampir di masjid Darussalam cianjur untuk melaksanakan sholat magrib, sementara sambil nunggu waktu sholat beberapa orang menikmati jajanan sekitar lokasi masjid, ada sate maranggi, nasi ayam, kopi dan lainnya.
Beres melaksanakan sholat magrib rombongan melaju kearah padalarang, hari mulai gelap dan dengan menyalakan lampu sen kanan rombongan terlihat indah beriringan dikelokan citatah-tagog apu. Namun memasuki pasar padalarang tersendat macet sampai di seberang kotabaru parahyangan. Disini rombongan dibubarkan sedangkan rombongan utama menuju GMP Telkom Japati sementara reka-rekan yg berdomisili sekitar bandung barat- cimohay – bdg selatan langsung pulang ke rumah masing2.
TMCC asik – bikin asik – makin asik.
By. MAB

Jumat, 06 Juni 2014

HOLIDAY TOURING BANDUNG-DIENG-BATURRADEN-BANDUNG



 Tanggal 24 s.d 26 Mei 2014
Rencana yang sudah tersusun rapi akhirnya dapat terlaksana, pada hari Sabtu tanggal 24 Mei 2014 rombongan TMCC dilepas oleh bapak pembina Gatot Rustamadji, start dari GMP Telkom Japati jam 07.00 WIB rombongan bergerak dengan tujuan akhir dataran tinggi Dieng.
Sebanyak 60 orang peserta yang terbagi dalam 34 motor dan 5 mobil ikut meramaikan acara holiday touring kali ini, cek point pertama diakukan di POM bensin jalan baru cicalengka untuk mengisi full tengki bensin masing2.
Karena ada informasi kemacetan sekitar malangbong-gentong-tasik maka rombongan diarahkan memutar melalui Garut-Singaparna, pemilihan route ini karena pertimbangan jalan relatif sepi walaupun secara jarak lebih jauh sekitar 17km. Di persimpangan tarogong Garut rombongan dikumpulkan untuk cek kelengkapan peserta, kemudian melaju kembali ke arah Singaparna, perjalanan menuju Singaparna cukup ancar sampai akhirnya rombongan istirahat di POM bensin daerah sebelum bundaran Singaparna, ada yang ke toilet, ke warungkopi dan makan baksi. Setelahistirahat dirasa cukup rombongan lanjut menuju bypass tasik dan mengampil arah manonjaya, jalan cukup bagus dan relatif sepi sehingga tembus daerah Cimaragas dan akhirnya keluar di kota Banjar. Keluar kota Banjar rombongan mengambil arah kekanan yaitu arah majenang jawa tengah, terus melaju melewati lumbir dan akhirnya sekitar pk 14.00 sampai di RM Wangonsari untuk ISHOMA.
Kondisi para riders yang kepanasan dan lapar membuat makan siang hari itu terasa nikmat sekali.
Pl.15.00 saatnya rombongan berangkat kembali menuju Dieng namun rombongan menyempatkan diri untuk menyerahkan bantuan bakti sosial di Wagonsari 

sekalian berangkat melewati simpang rawalo-banyumas-purbalingga, namun sesampainya di simpang rakit hari sudah gelap dan jalan rusak berat, akhirnya diuputuskan tidak melalui rakit tapi memutar ke Banjarnegara, jarak memutar ini cukup jauh sehingga tiba di penginapan pondok Lestari Dieng pada pk.22.00 malam. Disambut oleh pemilik pondok Lestari rombongan langsung menyantap makan malam yang sudah disediakan, setelah selesai makan rombongan masuk kamar dan tidur.
Jam 3.30 pagi para peserta sudah dibangunkan untuk menuju kelokasi Sikunir yaitu bukit Dieng tempat melihat matahari terbit (sunrise), naumun karena peserta cukup banyak dan beragam dari mulai anak kecil sampai kakek-nenek maka persiapan menjadi molor, sehaurnya sholat subuh sudah di mesjid desa terakhir dekat sikunir, tapi ini masih diseputaran pasar Dieng, selesai sholat subuh pemandu (guide) menginformasikan bahwa kalau ke bukit Sikunir selain sudah macet dan penuh juga tidak akan keburu dikarenakan harus jalan kaki sekitar 3 km, akhirnya disarankan utk pindah lokasi yaitu ke sebuah lapangan diatas Dieng Plateau, jalannya cukup rusak sehingga ada sebagian motor dan mobil yang parkir jauh sebelum lokasi sedangkan bagi yang berani motor dan mobil bisa samapai dilapanagan tempat melihat sunrise.
Sesampainya di lapangan masih gelap foto2 pun belum begitu jelas dan sedikit demi sedikit muncul sinar matahari seperti warna kuning kemerahan namun sayang ada awan hitam tebal yang menghalangi mataharinya....
Ditunggu sampai jam 06.15 masih tertutup awan akhirnya rombongan hanya menikmati sedikit sinar sunrise dan selebihnya melakukan foto2 bersama teman.
Pukul 06.30 rombongan meninggalkan lapangan sunrise setelah sebelumnya memasang spanduk sinyal “Telkomsel”, rombongan menuju ke lokasi batu pandang/ratapan angin namun sebelumnya sarapan bersama di parkiran Dieng Plateau.
Dari lokasi batu pandang peserta dapat melihat pemandangan yang luar biasa indah yaitu melihat lokasi gunung sindoro dan melihat telaga warna dari atas sambil foto2. Setela melihat dari atas batu pandang pseluruh peserta diarahkan oleh guide untuk langsung merasakan sensasi masuk ke lokasi telaga warna yang indah, disini ada permainan fyingfox dan beberapa peserta ada yang mencoba permainan itu.


Kemudian peserta menuju ke Goa Sumur, Goa Jaran, Goa Jodoh dan Goa Semedinya para pejabat ordebaru, pengaruh melihat goa bagi peserta langsung terasa ada yang ingin kawin.wow.
Keluar dari lokasi Telaga warna peserta dilanjutkan menuju ke kawah Sikidang, sebuah kawah yang baunya sangat menyengat sehingga baru sampai tempat parkir aja udah diserbu tukang jualan masker untuk menutup bau belerang yang menyengat..limarebu tiga..limarebu tiga...jaja penjual masker. Saat menuju kawah ditengah perjalanan ada pengamen orkes bambu nah mulai gatel2 peserta TMCC menumpahkan keahlian berjoget bersama disini namun cuman sebentar karena masih harus menuju kawah, sesampainya di kawah yang dilakukan adalah narsis foto2an.
Sekembali dari kawah melewati lagi orkes bambu, iniah saat orang2 melampiaskan dan menghilangkan rasa stress dengan berjoget poco-poco bersama bule dari Belanda.
Udara sudah semakin panas satu objek wisata lagi belum dikunjungi yaitu Candi , rombonganpun menuju lokasi candi namun rasa lelah dan panas membuat peserta ga semangat lagi melihat candi yang memang sudah runtuh sebagian, akhirnya setelah beli CARICA oleh2 khas Dieng para peserta pun pulang kembali ke penginapan..
Di penginapan rombongan beristirahat sejenak sambil makan siang, setelah itu beres2 barang bawaan untuk persiapan bernagkat ke Purwokerto. 

Pukul 14.30 semua peserta sudah siap berangkat dan setelah pamitan sama pemilik pondok rombongan mulai melaju melalui perkebunan kentang, tapi sayang dipertengahan jalan di perkebunan ban belakang motor voriijder tmcc bro Wisnu gembos dan jauh dari tambal ban, Akhirnya rombongan besar di pimpin bro Bimo untuk nunggu di pom bensin karang kobar. Beberapa temen membantu menambal ban motor bro Wisnu dengan tambalan tublesess yang akhirnya motor bisa berjalan kembali. Ketemu rombongan besar di karang kobar dan bro Wisnu didampingi bro Waone memimpin perjalanan menuju Purbalingga-Sokaraja- Purwokerto, tiba di penginapan jam 20.30 para peserta kembali menikmati makan malam untuk mengganti energi yang terkurang selama kuranglebih 4 jam.

Keesokan hari pagi2 sambil briefing dibagikan brevet Dieng kepada hampir seluruh peserta kecuali anak2, 

pukul 08.30 rombongan berangkat ke objek wisata Baturraden, perjalanan dari peginapan ke Baturraden ditempuh dalam waktu kuranglebih setengah jam. Sesampainya di tempat parkir terminal Baturraden rombongan berfoto bersama dan setelah itu mauk ke lokasi objek wisata dengan tiket 8000 rupiah/orang. Dilokasi ini rombongan diberi waktu sampai jam 11.00 WIB. Para peserta ada yang foto2,makan pecel,sate dan ngopi2.
Jam 11.00 para eserta sudah bergerak utk ngumpul di parkiran dan akhirnya pukul 11.30 rombongan baru bergerak menuju Purwokerto dan lanjut ke Wangon. Makan siang di RM Wangonsari seperti pas berangkatnya. Makan sayur lodeh enak tenan ditutup dengan kopi susu, beres ishoma semua peserta bersipa kembali untuk lanjutkan perjalanan, di tugu perbatasan proponsi jateng-jabar sempat beberapa teman narsis sementara yang lain lanjut samapi pom bensin. Ada kejadian ga enak nih pas mau berangkat dari om bensin bro Antok kehilangan HP, udah dicari sana-sini ga ketemu akhirnya dikhlaskan deh. Rombongan lanjut melalui Banjar-Ciungwanara-Ciamis dan disebuah warung bakso yg cukup besar rombongan istirahat sambil menikmati yamin manis.


Rencana rombongan akan melewati jalur Singaparna – Garut , namun karena 12 motor nyasar sampai ciharubeuti akhirnya yang lain nyusul dan rombongan melewati jalur Gentong, di jalan baru gentong sempat terhambat karena macet dan di pertengahan malangbong rombongan terpencar karena kemacetan, cek n ricek kurang satu motor, ditunggu lama dan disusul ke tempat macet tetap ga ada akhirnya ada kabar satu motor yang hilang sudah sampai di Limbangan. Romobongan lanjut melalui limbangan – lingkar nagreg dan tembus di pom bensin bypass cicalengka. Disini kejadian lagi kehilangan kunci motor, kepunyaan bro Kasidun kuncinya hilang , setelah cari sana-sini ternyata kunci jatuh kedalam firing motor ninjanya. 

Sambil dudul di lantai parkiran pon bensin waktu sudah menunjukan jam 23.30 WIB, ditutup dengan permohonan maaf dari paitia kecil dan bersalam-salaman sesama peserta akhirnya rombongan dibubarkan untukk menuju ke rumah masing-masing.
Sampai jumpa di acara touring berikutnya.....salam TMCC Asyik.!!!

Jumat, 02 Mei 2014

BAKSOS TMCC DI DESA BARUTUNGGUL CIWIDEY





Kegiatan bulan April 2014 diisi dengan Bakti Sosial TMCC di Desa Barutunggul Ciwidey, berangkat sabtu pagi jam 08.00 WIB dari GMP Telkom Japati Bandung, rombongan berjalan santai melalui Supratman-Ayani-Laswi-Kopo. Beberapa rekan menunggu di seputaran laswi dan kopo, total motor yang ikut berjumlah 20 motor dengan boncenger 9 orang sehingga total peserta sebanyak 29 orang yang berangkat dari Bandung. Setelah sampai di Soreang rombongan istirahat di sebuah supermarket sambil beli minuman dan makanan ringan.

Setelah perjalanan kuranglebih 3 jam rombongan sampai di SD Barutunggl 3 Ciwidey dan disambut oleh bapak Ahoey yang sudah standby duluan di lokasi.
Singkatnya setelah bertemu dengan pengurus sekolah dilakukan penyerahan bantuan berupa paket alat tulis dan tas, bibit pohon lengkeng dan biaya pemeliharaan.
Penyerahan disampaikan oleh Ketua Harian yang disaksikan oleh jajaran guru, murid2 dan peserta rombongan TMCC.







Setelah penyerahan selesai dilakukan foto bersama dan akhirnya rombongan pamitan untuk meneruskan perjalanan.
Tiba di villa Ahoey,









 rombongan menikmati makan siang dan beristirahat sambil ngobrol cuaca siang yang mulai mendung dan dingin membuat beberapa peserta siap2 untuk kembali ke Bandung, sedangkan lainnya melanjutkan acara santai.

Rabu, 12 Maret 2014

TIGA KEGIATAN BERUNTUN PADA HUT SEKAR KE-14




Baksos, marshal fun bike dan wali pohon

Baksos Pamanukan:
Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-14 SEKAR  (Serikat Karyawan) Telkom mempercayakan tiga kegiatan secara beruntun kepada TMCC (Telkom Motorcycle Community).
Pada tanggal 3 Maret 2014, pada saat apel Sekar di halaman GMP Telkom Japati, rombongan Bakti sosial Sekar yang diwakili oleh TMCC dilepas oleh Dirut Telkom  dan Ketua Umum Sekar untuk melaksanakan bakti sosial pasca bencana ke daerah pamanukan kabupaten Subang, sebanyak 32 motor dan 1 roda empat pembawa barang melaju melalui barisan peserta upacara. 

Baksos ini sudah berkoordinasi dengan  Danramil Pamanukan dan juga Camat Pamanukan yang diwakili oleh sekmat. Berangkat jam 09 pagi melalui dago giri tembus lembang dan cek point di pom bensin cikole, disini ada beberapa rekan yang kembali ke Bandung karena suatu keperluan, setelah isi full bensin masing2 rombongan yang dipimpin voorijder bro Wisnu Anggoro melaju ke arah subang, sesampainya di plasa subang rombongan mampir untuk silaturahmi dengan rekan2 telkom subang..jam 11.30 rombongan melanjutkan perjalanan ke pamanukan, jalan arah pagaden berlubang sehingga menyebabkab rombongan berjalan lambat, sampai di kantor Koramil Pamanukan sekitar jam 13.00 rombongan disambut oleh personil koramil (kebetulan Danramil sedang ada dinas ke Subang) dan juga disambut oleh Sekmat bpk Drs.Edi.

Setelah istirahat sejanak, peserta kemudian makan siang dan sholat, jam 14.00 rombongan berangkat ke lokasi Baksos di dusun pilang sari desa pilang kec.pamanukan. Acara serah terima bantuan dilakukan diruang posyandu dan ketua umum TMCC beserta Ketua Harian mewakili rekan2 menyerahkan bantuan secara simbolis. Adapun bentuk bantuan berupa pakaian layak pakai 5 karung, alat fogging beserta kelengkapannya, alat steam, alat2 kebersihan seperti sekop, garpu, alat pel bertangkai dan obat anti kuman serta pewangi. 

Masyarakat dusun pilang sari yang diwakili oelh bpk ketua RW setempat sangat gembira mendapat bantuan tersebut dan merke mengucapkan terimakasih kepada Telkom karena Telkom telah banyak membantu masyarakat Pamanukan pada umumnya ketika bencana banjir datang. Akhirnya jam 15,00 rombongan pamitan untuk pulang menuju ke Bandung.
Sempat istirahat dihalaman sebuah penginapan dan akhirnya rombongan merasakan juga guyuran hujan sampai akhirnya istirahat di ketan bakar cikole. Sebelum magrib rombongan dibubarkan di cikole dan rombigan terbagi 2 bagian, yang pulang ke arah setiabudhi dan ke arah dago giri japati. Tiba kembali di GMP japati pas waktu magrib dan rombonganpun dibubarkan......

Marshall Fun Bike
Hampir setiap acara fun bike yang dilaksanakan Telkom baik itu Ulang Tahun Sekar  maupun Ulang Tahun Telkom, TMCC selalu terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai Marshall atau pangawal lapangan, kali inipun Sabtu 8 Maret 2014 pagi anggota TMCC dan dibantu anggota SAS melakukan briefing untuk penjelasan tugas masing2, 



setelah briefing selesai anggota TMCC dan SAS menyebar ke titik rawan baik itu perempatan, pertigaan maupun lokasi yang perlu diamankan sekaligus mengawal peserta jika ada peserta fun bike yang membutuhkan pertolongan, pengawal reguler dipisahkan dari pengawal VIP, 

pada perjalanannya banyak peserta yang merasa terbantu oleh kehadiran anggota TMCC dan SAS Telkom.

Kegiatan Wali Pohon
Dalam Ulang Tahunnya yang ke -14 Sekar Telkom melanjutkan program wali pohon di kareumbi, tahun ini tahun kedua dengan penanaman 100 pohon sedangkan tahun lalu sudah ditanam 100 pohon. TMCC kembali mendapat kepercayaan untuk melaksanakan program wali pohon ini seperti juga tahun lalu, walaupun secara simbolis penyerahan pohon telah dilakukan pada tanggal 3 Maret 2014 namun pelaksanaan real baru bisa dilakukan pada  hari Minggu tanggal 9 Maret 2014.

Kumpul di Plasa Telkom Jl Supratman pagi2, anggota TMCC siap melaksanakan penanaman pohon di kawasan Hutan Buru Kareumbi kab Sumedang, dengan diawali berdo’a bersama rombongan berangkat dengan 20 motor dan 1 mobil. Start jam 08.00 dari halaman parkir plasa Telkom Supratman melalui a.yani-cicaheum-ujungberung-cibiru-cileunyi-ranca ekek, karena hari minggu di daerah ranca ekek jalanan tersendat macet karena pasar tumpah mingguan sehingga rombongan sempat terpecah, namun setelah lewat kemacetan voorijder Yusman menghentikan rombongan untuk cek kelengkapan peserta, setelah lengkap baru kemudian berangkat ke arah kareumbi, ada trouble pada motor salah satu peserta sehingga terpaksa dipanggil montir karena menunggu lama rombongan utama diberangkatkan terlebih dulu, dan setelah motor oke rombongan kecil menyusul rombongan utama yang sudah berangkat lebih dulu.

Tiba di kawasan Hutan Buru Kareumbi rombongan istirahat sejenak sambil makan gorengan dan minum kopi, kemudian setelah cukup istirahat barulah rombongan berjalan kaki menuju lokasi penanaman pohon, berjalan kaki sekitar +/- 1 km cukup bikin ngos-ngosan karena jalan bebatuan dan menanjak.

Tiba dilokasi penanaman sudah terpasang spanduk SEKAR TELKOM, rombongan berfoto bersama.

Tiba saatnya untuk penanaman, sebelumnya diberikan penyuluhan bagaimana cara menanam yang benar oleh pemandu, dan setelah itu para peserta blusukan ke tempat penanaman. 


Satu..dua..tiga dan akhirnya seratus pohon rasamala tertanam sesuai target.
Setelah selesai menanam rombongan berjalan kaki kembali untuk menuju tempat makan siang, karena lumayan capek , peserta makan siang dengan serius dan lahapnya. 

Beres makan peserta muslim melakukan sholat di masjid dekat lokasi dan setelah semua siap berangkatlah rombongan ke rumah pohon, bangunan rumah yang berada diantara pepohonan pinus dan dibangun dengan ketinggian sekitar 2,5 m dari atas permukaan tanah.

Hujan tidak bersahabat sehingga sebagian peserta melarikan diri untuk kembali ke basecamp sedangkan sebagian lagi menuju bangunan mirip aula yang bisa digunakan untuk berteduh. Setelah hujan reda rombongan terakhir kembali ke basecamp dan melangsungkan pembukaan arisan TMCC.....
Akhirnya jam 14.30 rombonganpun pamitan dan kembali pulang menuju plasa ranca ekek, di plasa ranca ekek rombonganpun dibubarkan dan menuju ke rumah masing2........

By
MAB