Logo TMCC

Logo TMCC

running teks

" Santun di jalan, Taat aturan , Safety number one "

Kamis, 21 Mei 2015

TMCC TOURING BANDUNG – CILACAP

TMCC TOURING BANDUNG – CILACAP
VIA PANTAI SELATAN JABAR 14-16 MEI 2015
                                           
Hari ke-1:
Kamis tanggal 14 Mei 2015 jam 06.30 WIB, peserta touring Bandung – Cilacap sudah berkumpul di GMP Telkom Japati, ada 13 motor tanpa boncengers yang sudah siap ikut, termasuk rekans dari Jakarta satu orang. Sambil menunggu kehadiran peserta lainnya peserta yang sudah hadir menyempatkan untuk sarapan bubur ayam mang Udin yang mangkal didepan telkom setiap pagi.

Brieffing dilakukan, pembagian syal EVP, penjelasan rute dan rundown acara, kemudian berdo’a untuk keselamatan, keamanan dan kelancaran dalam perjalanan menurut keyakinan masing2. Dari info ada 4 peserta menunggu di pintu lanud sulaeman kopo, padajam 07.30 WIB rombongan bergerak meninggalkan GMP Japati menyusuri jl Supratman – Laswi – Leuwi Panjang – Kopo.

Sesampaikan di pintu lanud Sulaeman sudah menunggu beberapa peserta dan tidak lama rombongan berangkat menuju arah Soreang ibukota kabupaten Bandung, kemudian terus kearah Ciwidey, di alun2 Ciwidey rombongan istiraht utk ngopi dulu, sambil menunggu rekan lainnya yang sedang mengganti busi motornya.
Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan lagi kearah rancabali sambil menikmati pemandangan yang sejuk dan indah juga menikmati kulak-kelok jalan yang mulus, setelah melewati rancabali lanjut kearah situ patenggang dan di pertigaan mengambil jalan kearah kiri yaitu kearah desa Naringgul, melewati kebun teh yang khas dengan pemandangan yang menakjubkan, namun dipersimpangan jalan menuju desa Naringgul ada dua rekan yang putar balik karena ada keperluan sehingga hanya mengantar sampai diperbatasan setelah situ patenggang.



Kini rombongan tinggal 11 motor, pimpinan diambil alih oleh pengendara motor kymco 250 CC, dalam perjalanan ke arah Cidaun sempat berhenti karena beberapa peserta kebelet utk buang air kecil, dengan bermodalkan air dibotol akhirnya cari tempat terlindung untuk buang air kecil, sementara 3 motor sudah melaju didepan dan ketemu lagi saat mereka nunggu di warung kopi sebelum masuk cidaun. Rombongan lengkap 11 motor akhirnya memasuki Cidaun dan berniat cari tempat makan siang, setelah bulak-balik hilir mudik akhirnya ketemu rumanh makan Ponyo Rasa 2 yang tempatnya cukup nyaman dan ada mushola yang bersih. Makan dengan menu favorit masing2 dan minuman selera masing2 terasa nikmat sekali, setelah makan secara bergantian rekan muslim melakukan sholat dzuhur.


Waktu menunjukan jam 13.30 ketika rombongan beranjak dari rumah makan ponyo rasa 2, lanjut ke arah timur dan di gerbang masuk pantai Jayanti rombongan sempatkan narsis alias foto2 dulu,

 setelah itu lanjut kearah rancabuaya, dipersimpangan ranca buaya ambil jalan lurus ke arah timur , niatnya mau mampir ke gua lalai tapi kelewatan akhirnya rombongan laju terusmelewati cikelet kemudian Santolo dan masuk ke area wisata Sayang Heulang Pameungpeuk Gaurt Selatan.  


Setelah mengabadikan moment di Sayang Heulang rombongan lanjut lagi utk mencari pom bensin terdekat, namun motor salah seorang rekan harus cek roda dulu karena ada bunyi cekit-cekit, setelah diberi pelumas rantai cekit-cekitnya hilang dan rombongan mampir ke pom bensin.
Dari Pameungpeuk rombongan melanjutkan perjalanan ke arah Cipatujah dan kondisi jalanan yang mulus membuat rombongan sampai di Pantai Cipatujah hanya dengan waktu 1,5 jam.
Hotel Sederhana di Cipatujah menjadi pilihan tempat untuk menginap, dan rombongan pun check-in pada jam 17.30 WIB, Ruangan ber-AC ada TV dan meja kursi, satu kamar diisi bertiga cukup nyaman utk istirahat . Makan malam di pantai pantang makan ayam kata salah seorang rekan, cari ikan bakar-kepiting-udang, dan akhirnya rombongan makan malam bersama dengan ikan kue bakar, kepiting asam manis dan udang asam manis, kecuali satu teman ada yang pantang seafood takut alergi katanya.
Keesokan pagi bangun dalam keadaan bugar sebagian peserta menyempatkan jalan ke pantai Cipatujah, pantai dan ombaknya cukup bagus namun terlihat kurang terawat, tapi ga penasaran lagi sudah kena basah air laut cipatujah.





Kembali ke Hotel sudah disiapkan saparan nasi goreng + ada yang bekel rendang pula.. ah mantaf bener kawan ini.. rombonganpun larut dalam sarapan pagi bersama.

Setelah packing dan cek n ricek rombonganpun akhirnya bergerak lagi dengan tujuan Pangandaran, setelah menyempatkan mampir di pom bensin cipatujah, kini rombongan dipimpin oleh rekans yang mengendarai Yamaha Scorpio 225 cc, karena dua rekan pamit pulang ke bandung duluan. Peserta tinggal 9 motor tancap gas melewati kalapa genep – cimerak – kenyen dan akhirnya masuk ke plasa telkom pangandaran pada jam 11.00 WIB, selanjutnya siap2 jum’atan.

Selesai Jum’atan lanjut makan siang dengan menu sate kambing + gule, tempatnya persis di seberang kantor plasa telkom pangandaran,maknyus.
Setelah packing , rombongansiap jalan kembali dan menerima penjelasan jalan dari salah seorang rekan plasa Pangandaran yang orang cilacap, setelah paham jalur yang akan dilalui, rombonganpun pamit dan bergerak menuju ke kalipucang, kurang lebih berjarak 30 km antara Pangandaran ke kalipucang dan rombongan belok kanan ke arah Sidareja, di tugu  perbatasan jabar-jateng rombongan berhenti untuk mendokumentasikan dan narsis sejenak.


Setelah puas foto2 rombongan lanjut menuju Sidareja, kebetulan hari itu adalah hari pengumuman kelulusan pelajar SMA sehingga jalanan macet oleh konvoi anak2 yang merayakan kelulusannya dengan baju seragam SMA yang sudah dicoret-coret. Cukup lama dan panjang dan beberapa kelompok pelajar, selepas papasan dengan mereka jalanan mulai sepi dan rombongan bisa memacu motor dengan agak cepet, tiba di daerah jeruk legi belok kiri ke arah cilacap dan akhirnya check point jalan arah masuk cilacap. Memasuki cilacap yang dituju ada Hotel Wijaya Kusuma jalan A.Yani, sempet bingung rombongan berhenti di alun2 cilacap untuk cari informasi dan akhirnya tibalah di hotel Wijaya kusuma pada jam 17 WIB. Checkin di kamar Deluxe seperti sebelumnya sekamar diisi tiga orang, kali ini ruangan / kamar hotel cukup luas sehingga tidak menggangu kenyamanan walaupun diisi oleh 3 org.

Tiba giliran cari tempat makan malam, sambil melemaskan kaki rombongan berjalan kaki menuju alun2 cilacap dan sempat foto2 disimpangan Cilacap bercahaya. Pilihan jatuh ke KFC karena ruangannya ber-AC, antri pesan paket sesuai selera, semua bapak2 yang sebagian sudah beruban, lucu juga. Makan malam selesai rombongan kembali ke hotel untuk istirahat.




Bangun pagi terasa seger, ada yang coba berenang ada yang coba motor2an dan lanjut sarapan pagi di restoran hotel. Selesai sarapanrombongan siap2 utk wisata ke teluk penyu dan setibanya di teluk penyu sebagian peserta menyebrang ke Nusakambangan timur untuk lihat2 pemandangan, sebagian juga beli batu akik bulu hanoman yg khas Cilacap, 


setelah cukup puas rombongan kembali ke hotel dan berkemas untuk check-out.
Jam 12.00 WIB rombonga check-out dan bergerak ke jalan Bakung utk cari oleh2 khas Cilacap, ada yg beli ikan asin jambal, pilus, terasi dll, motor jadi penuh dengan bawaan seperti pulang mudik aja.
Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan kearah pulang namun di daerah jeruk legi rombongan berhenti di sebuah rumah makan untuk ISHOMA.

Waktu menunjukan jam 14.00 ketika rombongan bergerak kembali ke arah sidareja, kembali rombongan berpapasa dengan iring-iringan perayaan kelulusan santri, macet sebentar dan lanjutkan perjalanan, namun di persimpangan setelah sidareja rombongan ambil arah wanareja yaitu daerah yang berasa di jalan utama jalur selatan jawa barat – jawa tengah, dari wanareja rombongan ambil jalur ke arah banjar dan istirahat di tugu siliwangi banjar sambil ngopi-ngopi.



Basic belief TMCC : ‘Value For People’ diuji ketika pesantren tahfidz qur’an ynga berada di belakang warung kopi meminta bantuan, para santri kebanyak anak yatim dan kaum dhuafa serta ada juga orang jompo. Dengan niat membantu pembiayaan mereka walaupun seadanya rombongan masih sempat imlplementasikan value for people dan ini akan di follow-up dengan meneruskan proposal ke badan terkait.
Hari mulai senja, rombongan lanjut ke arah Banjar dan terus ke Ciamis, hari mulai gelap rombongan terus melaju ke arah tasikmalaya dan akhirnya tembus rajapolah-terus malangbong-limbangan-lingkar nagreg dan berhenti di Cicalengka sebentar utk cek point, kemudian lanjut ke Plasa Ranca ekek. Di plasa ranca ekek satu orang peserta kebablasan sehinga tidak mampir, sementara yang 8 orang sempatkan makan nasi goreng yang mangkal di depan plasa.
Waktu menunjukan jam 21.00 rombonganpun berpisah kearah rumah masing-masing dan selesailah touring Bandung-Cilacap via pantai Selatan Jawa Barat.... sampai Jumpa pada touring selanjutnya.

Tq,
MAB